Minggu, 16 Desember 2012

Indikator Isha Line Camarilla rev. 1



Pada indikator kali ini akan diulas mengenai turunan dari pivot point. Dan pada kesempatan ini akan diungkapkan mengenai camarilla. Seperti yang Anda ketahui, camarilla adalah model lain dari fibonanci, pivot point, dan garis line. Semua pemahaman mengenai line indikator adalah menghitung momentum sebuah harga. berapa volume yang dihasilkan oleh market, dan seberapa besar pergerakannya.



Indikator camarilla sendiri memanfaatkan signal yang dikeluarkan terjadinya harga pada saat trend sedang berlangsung. Namun secara umum indikator sudah dilengkapi dengan signal yang berada pada kirichart. Hal ini memungkinkan trader mengambil sikap untuk melakukan open posisi berdasarkan indikator camarilla ini.

Time frame akan sama sekali tidak berfungsi pada indikator ini. Karena fokus dan tujuan dari indikator adalah memanfaatkan time frame daily. Oleh karena itu, jika Anda menggunakan pada time frame tertentu, misalnya time frame h1 atau m5, maka indikator tidak akan memberikan signal yang berbeda.

Karakteristik
Indikator Isha Line Camarilla rev. 1 termasuk tool indikator yang sudah diberikan custom. Semua pergerakan harga akan senantiasa dibaca sesuai signal yang berada pada indikator. Dilapisi oleh line dengan masing-masing line memberikan ciri khas masing-masing berupa warna biru sebagai signal dan garis line merah sebagai batas pergerakan hingga ditampilkannya garis silang sebagai bentuk informasi exit target.

Rekomendasi
Indikator sebaiknya digunakan pada saat trend sedang berlangsung. Trend yang diberikan oleh signal saat ini misalnya adalah buy maka fokuskan transaksi pada perdagangan buy saja. sedangkan transaksi sell di kesampingkan. Walaupun begitu, indikator juga memiliki kelemahan jika terjadi sewaktu-waktu harga berbalik arah secara mendadak. Namun secara garis besar, Indikator Isha Line Camarilla rev. 1 dapat memprediksi jangka panjang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar