Selasa, 29 Januari 2013

Pertumbuhan Tahunan Ekonomi China Tahuan 2013 Diperkirakan Rebound


Dari Beijing dilaporkan, Badan Statistik Nasional (NBS) China melaporkan keuntungan yang diperoleh  perusahaan di sektor industri naik 17,3 persen pada Desember 2012, sebesar USD143,91 miliar (895,2 miliar yuan). Hasil ini mengimbangi raihan negatif yang diperoleh perusahaan miskin pada kuartal ketiga.

Secara keseluruhan keuntungan industri China mencapai Rp5,56 triliun yuan pada 2012, naik 5,3 persen dari tahun sebelumnya. NBS dalam situs resminya (www.stats.gov.cn), Minggu (27/1/2013), menyebutkan terjadi penguatan 3,0 persen dalam keuntungan 11 bulan pertama 2012, dibandingkan 2011.

Perekonomian China tumbuh 7,9 persen pada kuartal keempat, sebagai gebrakan, setelah tujuh kuartal berturut-turut mengalami perlambatan.

Di antara 41 sektor yang disurvei NBS, 29 melaporkan kenaikan laba pada 2012. Dipimpin peningkatan laba 69 persen perusahaan pembangkit listrik, kemudian 21 persen perusahaan pengolahan makanan, dan kenaikan 8 persen industri peralatan listrik.

Tetapi beberapa sektor lain masih harus berjuang. Keuntungan pada perusahaan baja anjlok 37 persen, sedangkan pendapatan perusahaan kimia turun 6 persen.

Menurut jajak pendapat yang dilakukan Reuters, analis memprediksi pertumbuhan tahunan ekonomi China akan rebound 8,1 persen pada 2013.

Indeks manajer pembelian HSBC flash '(PMI), indikator awal kegiatan industri China, memperlihatkan pertumbuhan di sektor pabrik raksasa China dipercepat dua tahun lebih tinggi pada Januari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar