Kamis, 31 Januari 2013

Jumlah Pengangguran di Spanyol Kembali Cetak Rekor


Jumlah pengangguran di Spanyol mencapai level tertingginya sepanjang sejarah akibat krisis utang yang menghantam negara matador tersebut. Pengangguran didominasi kaum remaja. Demikian pernyataan resmi pemerintah Spanyol yang dikutip dari CNN, Jumat (25/1).

Data terakhir menyebutkan, persentase pengangguran di Spanyol mencapai 26,02% di kuartal IV-2012. Dari jumlah tersebut, 55% merupakan mereka yang berumur 16-24 tahun.

Menurut Institut Statistik Nasional Spanyol, jumlah pengangguran ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah negara tersebut. Sebelum dihantam krisis di 2007, jumlah pengangguran di Spanyol hanya 8,6% atau 1,9 juta dari total penduduknya. Sementara saat ini, jumlahnya telah mencapai 5,97 juta orang yang menjadi pengangguran.

Di kawasan Eropa, hanya Yunani yang jumlah remaja penganggurannya terbanyak. Setelah negeri para dewa ini dihantam resesi selama 6 tahun.

Sementara Spanyol yang merupakan ekonomi terbesar keempat di Eropa, saat ini menderita resesi ekonomi kedua dalam tiga tahun terakhir. demikian mengutip analisadaily

Sementara pada perdagngan kemarin terpantau , Euro rally pasca European Central Bank mengumumkan jumlah pembayaran pinjaman oleh bank yang lebih tinggi dari ekspektasi, yang mendukung harapan penyelesaian krisis hutang di kawasan itu.

278 bank dilaporkan akan mengembalikan €137 milyar dana pinjaman yang diperoleh melalui Long Term Financing Operation (LTRO) pada pekan depan, melampaui prediksi pembayaran sebesar €100 milyar.

Data yang menunjukkan peningkatan kepercayaan bisnis di Jerman juga turut menyokong pergerakan Euro.

"Pembayaran pinjaman yang melampaui ekspektasi tentunya akan mendatangkan beberapa dampak pada kondisi likuiditas zona Euro, yang juga dianggap sebagai tanda mulai meredanya krisis Eropa," kata Nick Bennenbroek, kepala strategi mata uang pada Wells Fargo Bank di New York.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar